Isnaini - Okezone
Rabu, 10 Oktober 2012 15:49 wib
Ilustrasi (Okezone)
"Keterangan saksi, pelakunya dua orang naik sepeda motor jenis bebek. Saat ini dilakukan olah tempat kejadian perkara untuk langkah-langkah penyelidikan adanya bom rakitan ini," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri Jakarta, Rabu(10/10/2012).
Boy mengatakan, pihaknya menduga pelaku peledakan bom itu terkait dengan aktivitas kelompok teror yang terlibat dalam pelatihan paramiliter di Poso. Insiden ini diduga terkait penangkapan terduga teroris bernama Imron di jalan Kangkung, Kelurahan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah pada Senin lalu.
"Saudara Imron yang kita tangkap tokoh penting dan merupakan penghubung dengan kelompok yang ditangkap di Solo dan yang memfasilitasi kegiatan di Poso," ungkap Boy.
Diketahui, Sebuah ledakan keras yang diduga bom terjadi di Poso, Sulawesi Tengah. Ledakan keras itu, terdengar hingga radius dua kilometer. Akibatnya sebuah mobil jenis Avanza silver dengan nomor polisi DN 332 EV rusak, dan sejumlah bagian mobil terlempar hingga lebih dari 10 meter.
Ledakan yang diduga bom terjadi sekira pukul 20.05 WITA, persis di halaman rumah warga di Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso, Kota Selatan.
(put)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar